#15HariNgeblogFF

Kalau Odol Lagi Jatuh Cinta

Aku selalu senang saat kita duduk berdua di taman ini. Ditemani semilir angin dan riuh celoteh anak-anak yang asyik bermain. Meski saling diam. Meski aku hanya berani memandangmu. Meski aku tak pernah cukup ksatria untuk menyapamu. Meski kau tak pernah membalas tatapanku. Meski kau tak pernah berikan senyummu padaku. Ah, memandangmu saja sudah mampu menimbulkan debar kencang di dadaku.

Sore ini aku bertekad untuk menyapamu. Sore ini kau harus tahu apa yang aku rasakan. Sore ini kau harus tahu kalau kau telah merebut hatiku. Sore ini kau harus tahu kalau aku telah jath cinta padamu.

“Hai, sudah lama?” Hiyaaa akhirnya aku bisa menyapamu! Mengambil tempat duduk di sebelahmu seperti biasanya. Langkah pertama sukses. Penentu untuk untuk langkah selanjutnya.

Kau menoleh ke arahku sejenak. Melempar senyum sambil mengangguk. Oh, God! Manis banget senyummu itu. Hhhh…. Hhhh…. kenapa aku jadi keringatan gini. Kenapa tiba-tiba badanku basah kuyup gini.

“Odol, Bangun!”

Aku tergeragap. Refleks meraba mukaku yang basah. Bapak berkacak pinggang di sisi pembaringanku. Tangan kirinya masih menggenggam sebuah gayung.

 

Iklan

5 thoughts on “Kalau Odol Lagi Jatuh Cinta

Silakan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s