PengalamanKu

Handphone yang Pernah Aku miliki

Saat ini handphone, atau biasa diucapkan hp sudah menjadi barang yang lumrah di bawa setiap orang kemana-mana. Dari anak SD hingga kakek nenek punya hp. Dari para bos hingga tukang becak, semua punya. Beberapa bahkan punya hp lebih dari satu.

Jadi pengen nulis sejarah kepemilikan hp ku. Sekalian mengenang hp aja aja yang sudah menemaniku berkomunikasi dengan teman, pacar, dan juga sodara. Dan inilah dia kisahnya.

Hp Pertamaku, Nokia 3315

Hp ini terbeli di pertengahan 2004, beberapa bulan setelah aku wisuda. Setelah wisuda, agenda selanjutnya adalah menulis dan mengirim lamaran pekerjaan sebanyak-banyaknya. Nah di CV yang dilampirkan, pastinya harus ada alamat/no telp yang dapat segera dihubungi. Rumah ortu dikampung, belum ada jaringan telpon. Telpon kost bisa aja sih, tapi kan tidak tiap saat aku ada di kost dan nongkrong di meja telpon. Maka dipilihlah hp yang bias aku bawa kemana-mana.

Waktu itu, dibeli di Jogja. Di gerai hp dekat pasar terban (lupa nama gedungnya). Dikasih harga 435 ribu. Alhamdulillah jatah dari ortu masih sisa (dikasih 500 rb).

Hp ini tahan banting. Berkali-kali jatuh, tapi tetap berfungsi dengan baik. Sekarang sudah tak dipakai, karena kalau buat telpon suaranya kecil dan kemresek, jadi dipensiunkan saja.

Hp Kedua, Nokia 6230i

HP ini terbeli di tahun 2006. Aku sudah bekerja dan ingin punya hp yang tidak hanya untuk telpon dan sms saja. Maka dicari-carilah hp yang bentuknya tidak terlalu besar dan fasilitasnya banyak. Dan pilihannya jatuh pada N6230i. Ada kamera, pemutar musik, radio, bisa dijadikan modem. Bentuknya tak terlalu besar, tapi komplit fungsinya. Tak perlu beli kamera lagi, tak perlu beli MP3 player, tak perlu beli radio.

HP ini dibeli di Malang. Tepatnya di sebuah gerai hp di mall Ramayana. Harganya waktu itu dua koma sekian juta. Sudah lupa tepatnya berapa, kuitansi sudah nggak ada. Hp Pertama, karena dulu belinya pakai uang ortu, maka dikembalikan lagi ke ortu. Biar bisa telpon-telponan juga dengan ortu.

Hp Ketiga, ZTE H5600

Hp ketiga, dibeli waktu masa kuliah dibandung, awal 2008. Pertimbangannya kala itu, enak nih punya satu hp bisa dua kartu, GSM dan CDMA. Dapat paket bundling, dan promo bonus bebas nelpon selama setahun dari operator CDMA nya (ke sesama produk operator itu tapinya). Masa ini, hp ketiga tetap dipakai. Jadi miara 2 hp dan tiga nomor.Alhamdulillah saat itu ada yang kasih subsidi pulsa tiap bulan, jadi nggak ada masalah dengan pulsanya.

Hp Keempat, O2 XDA Zink

Hp keempat ini dikasih pinjam ama kantor, pertengahan 2009. Critanya kantor lagi ada program revitalisasi pengadaan barang. Dan salah satu yang diajukan adalah O2 XDA Zink ini, klo tidak salah waktu itu mengajukan 10 buah. Eh, revitalisasi apaan sih? Hadeuh apa yak? Klo tidak salah sih, itu semacam pengalihan dana APBN yang tidak bisa terserap, semacam itulah.

Pas dapat hp ini, aku tinggal punya ZTE aja, N6230i udah hancur berantakan. Dah sering jatuh dan terakhir kecemplung kolam ikan.

Hp Kelima, Nokia C3

Pertengahan 2011, dapat pinjaman lagi hp dari kantor, Nokia C3. Critanya hp ini dibeli sebagai bahan praktek untuk pelatihan. Nah selesai pelatihan, hp nya kan masih utuh dan berfungsi dengan baik. Daripada rusak karena disimpan, lebih baik rusak karena pemakaian hehehehe. Maka dipinjamkanlah hp ini pada karyawan, saya termasuk yang dikasih pinjam. Hp yang ZTE dihibahkan pada orang lain yang membutuhkan. Jadi dalam masa ini, saya punya 2 hp, dan keduanya pinjaman. Eh, jadinya saya nggak punya hp sendiri!

Hp Keenam, Blackberry Gemini

Inilah hp terakhir (sementara) yang aku miliki, terhitung sejak 16 januari 2012. Masih terhitung baru lah. Hp ini dibeli (alias dikasih) dari kantor. Untuk dimiliki, bukan dipinjamkan seperti dua hp sebelumnya. Berawal dari kebutuhan untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi dalam pekerjaan, maka manajemen membuat kebijakan untuk memberikan bb pada semua pegawainya. Alasannya karena sering banyak diantara kami yang harus keluar kota, sementara harus tetap tetap terhubung kala dikantor ada masalah yang segera butuh penyelesaian.

Dengan adanya fasilitas BBM, maka satu pesan dapat dibroadcast ke semua anggota, dan kami dapat berdiskusi secara langsung. Dananya? Nggak usah ikut mikir lah, yang pasti manajemen sudah mengalokasikan sekian juta rupiah untuk membeli BB ini. Urusan pulsa jadi tanggungan yang di kasih. Masa udah dikasih BB mau minta tunjangan pulsa juga. Modal dikit dong!

Nokia C3 masih digunakan juga. Sementara O2 sementara ditarik lagi ama sang pemberi pinjaman. Karena ternyata ada beberapa masalah saat pengadaan barang revitalisasi, sehingga barang tersebut ditarik lagi. Dikumpulkan saat ada pemeriksaan dari bareskrim dan sampai sekarang belum diedarkan untuk dipinjamkan lagi

**

Itulah riwayat kepemilikan hp saya, bagaimana dengan anda?

Iklan

4 thoughts on “Handphone yang Pernah Aku miliki

Silakan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s