PengalamanKu

Mengenal Filosofi Pensil

Hari sabtu kemarin, seharusnya adalah hari libur, tapi karena ada kegiatan workshop dikantor, terpaksa nggak jadi libur deh. Males berangkat sebenarnya, enakan di rumah bermain sama anak-anak, tapi namanya bawahan harus ikut aturan, walau terpaksa akhirnya berangkat juga ke kantor.

Acara workshopnya sendiri sih membosankan. Yang menarik cuma pas acara sambutan+pengantar. Pembicaranya dari Surabaya, lupa namanya siapa. Waktu itu malas mencatat πŸ™‚

Satu hal yang menarik menurut saya, adalah kala beliau menyampaikan tentang filosofi pensil. Ceritanya, beliau pernah mendengar seorang temannya dinasihati oleh neneknya, agar meniru cara hidup pensil. Lalu beliau merenungkan, apa kelebihan pensil sehingga nenek temannya itu menyuruh temannya untuk menerapkan dalam hidupnya.

Setelah beliau merenung, beliau menemukan beberapa pelajaran menarik dari pensil. Beliau sudah membaginya pada kami sabtu kemarin, kini giliran saya membaginya ada teman-teman semua.

  1. Pensil itu perlu diraut terlebih dahulu sebelum dapat dipergunakan
  2. Pensil itu dapat digunakan untuk menuliskan hal baik dan buruk
  3. Tulisan yang terlanjur buruk, dapat di hapus kembali dan diganti tulisan baik

Pensil harus diraut terlebih dahulu, diruncingkan ujungnya baru dapat digunakan untuk menulis. Pada dasarnya fungsi pensil memang untuk menulis, namun bila tumpul maka pensil tak dapat digunakan. Demikian halnya dengan manusia. Tiap manusia punya potensi dasar. Potens ini harus di asah terlebih dahulu. Disinilah pentingnya peranan manusia lain. Manusia harus saling asah asih dan asuh untuk saling mengembangkan potensi dasar yang dimiliki tiap manusia.

Pensil dapat digunakan untuk menuliskan hal baik atau buruk tergantung pada siapa yang memakainya. Seperti juga manusia dapat memutuskan untuk melakukan kebaikan atau keburukan, memutuskan untuk mengucapkan hal yang baik atau buruk, memutuskan melangkahkan kakinya ke arah kebaikan atau maksiat. Pada dasarnya manusia sendiri yang punya kendali terhadap apa yang hendak dilakukannya. Berbuat hal yang bermanfaat bagi orang banyak, atau menyakiti orang banyak.

Tulisan yang jelek, suatu saat bisa dihapus dan diganti tulisan yang baik. Jika seseorang telah terlanjur berbuat tidak baik, dan suatu saat dia menyesalinya, dia masih dapat memperbaiki kesalahannya tersebut. Meminta maaf pada orang yang pernah kita sakiti, memohon ampun pada Tuhan, adalah cara-cara yang bisa dilakukan untuk menghapus catatan buruk.

Sebenarnya masih ada dua lagi, tapi saya lupa πŸ™‚ Beginilah kalau malas mencatat, akhirnya yang dibagi juga tidak lengkap. Tapi walau tak lengkap, mudah-mudahan tetap bisa membawa manfaat

Iklan

9 thoughts on “Mengenal Filosofi Pensil

  1. tiga hal tentang pensil:
    a. pensil ajaib spongebob : pensilmu harimaumu. bisa jadi apa aja, baik ataupun buruk. the drawing comes true soalnya πŸ™‚
    b. NASA menghabiskan jutaan dollar untuk membuat ballpoint yang bisa menulis dalam ruang hampa udara tanpa gravitasi. Rusia, menggunakan pinsil.
    c. ada 3 alat tulis di meja kerjaku: ball liner biru, untuk signing off. ballpoint hitam, untuk general use dan terakhir pensil, untuk corat-coret konsep πŸ˜€

    mari menulis dengan pensil, yang baik2 saja tentunya.

Silakan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s