PengalamanKu

Kembali ke Meja Kerja

Setelah menjalani masa ‘karantina’ selama dua minggu di jakarta, akhirnya hari ini aku bisa kembali duduk di belakang meja kerjaku. Bisa kembali terhubung ke dunia maya. Dua minggu kemarin itu benar-benar hari yang berat aku rasakan. Kerja dari bangun tidur hingga mau tidur lagi, tak ada koneksi internet. Sampai-sampai tidurpun tak nyenyak, bahkan termimpi mimpi kerjaan yang belum selesai.

Dua minggu kemarin, aku dapat tugas ke jakarta, melakukan digitalisasi soal Uji Kompetensi Guru (UKG) Online yang pelaksanaanya dilakukan serentak mulai hari ini di seluruh Indonesia untuk tingkat SMP. Hari ini juga, program ini direncanakan akan diresmikan oleh pak presiden.

Yang kami digitalkan tentu saja bukan hanya soal ujian untuk guru SMP, namun juga soal-soal untuk guru PAUD, TK, SD, SMA dan juga SMK. Ada seratus lebih mata pelajaran, dan semuanya harus selesai dalam waktu dua minggu, terhitung 16 – 27 juli 2012.

Kami ada 10 orang, semuanya dari malang.  Pindah kerja dan tidur di apartemen di kawasan senen, jakarta. Fasilitas di apartemen lumayan lengkap, tapi sayangnya kami tak sempat menikmati. Bahkan untuk sekedar keluar cari makan pun tak ada waktu. Urusan logistik sudah ada yang mengatur, walau sering menunya nggak cocok dengan lidah kami. Baru hari ketiga, kami sudah rindu tahu tempe goreng dan kerupuk.

Saat dikasih tugas itu, aku sempat bertanya, 10 orang dari malang dibawa ke jakarta semua, menyewa apartemen yang tentunya tak murah. Kenapa pekerjaan ini tak kami lakukan di malang saja?  Bisa hemat biaya, ongkos transport bisa di pangkas, uang sewa apartemen bisa di pangkas. Hasil pangkasannya bisa dibagikan ke kami heheheh…..

Tapi kebijakannya tak boleh begitu. Kalau dikerjakan di malang, dananya nggak bisa keluar. ANEH!

***

Uji kompetensi guru di tujukan untuk melakukan pemetaan terhadap kemampuan guru-guru yang sudah tersertifikasi. Dari hasil pemetaan itu diharapkan dapat diketahui bagian mana saja kompetensi para guru yang kurang dan perlu di tingkatkan. Cara meningkatkannya melalui diklat pasca UKG. Sehingga setelah program UKG ini selesai, bakal ada kerjaan besar lagi bagi kemdikbud, yaitu mempersiapkan dan melaksanakan diklat bagi para guru.

Pro dan kontra terhadap program ini pastinya ada. Pemerintah yang terkesan terburu-buru untuk segera merealisasikan program ini padahal kesiapan infrastruktur maupun SDM di daerah masih banyak yang kurang. Program yang rencana awalnya bakal dimulai september, mendadak diajukan menjadi 30 Juli, entah apa alasannya tentu saja sempat membuat tim IT kelabakan, hingga harus kerja lembur bahkan di karantina. Permintaan ini itu dari para pejabat penanggung jawab dan tentunya harus di akomodir, membuat programmer harus berulangkali merombak programnya.

Yah, sementara ini semua berjalan lancar. Software sudah siap digunakan, walau ada beberapa teman di daerah yang kebetulan terlibat, menulis di status fb bahwa ada masalah dalam pelaksanaannya.

***

Karena terlibat langsung dengan digitalisasi soal, kami jadi tahu soal ujiannya untuk UKG online. Hal ini yang mendatangkan godaan besar. Ada saja orang yang menghubungi, minta bocoran soal. Sedih dan pengen marah rasanya klo ada sms atau telpon nanyain soal UKG. Lha para guru mau ujian minta bocoran soal, gimana mau maju pendidikan di negeri ini.

Untuk para guru yang sudah tersertifikasi, jangan takut dengan ujian ini. Anda tak lulus ujian bukan berarti kiamat. Bukan berarti uang tunjangan sertifikasi anda di potong atau bahkan di hentikan. Ujian ini hanya untuk mengetahui pemetaan kompetensi anda. Dan pada akhirnya akan ketahuan juga bagaimana anda selama ini mengajar, bagaimana anda memperoleh sertifikasi.

Selamat menempu UKG Online bagi para guru. Semoga tak ada masalah teknis dalam pelaksanaannya

Iklan

12 thoughts on “Kembali ke Meja Kerja

  1. waduh selamaat yah bun tugasnya udah kelar..semoga bermanfaat dan berhasil pemetaannya..dan semoga para guru nggak saling menyogok lagi saat uji kompetensi ini yah..*emang bisa nggak yah..nggak ngerti soalnya..wah profesi guru ini didaerahku dijawa bener2 dibanggakan dan diinginkan lho sekarang soalnya banyak ini itu, gajinya gede….waktu kerjanya juga ok..:)
    btw mohon maaf lahir batin, selamat menunaikan ibadah puasa yah mbak 🙂

    1. belum kelar mbak, masih ada lanjutannya, tapi kami maksain untuk pulang. Masa mau puasa jauhan dari keluarga terus hehehe…. Alhamdulillah pemaksaannya dikabulkan 🙂

  2. yah begitulah di negeri kita ini, selalu terburu buru padahal belum siap…
    wah ternyata tidak hanya muridnya yg suka nyari bocoran eh gurunya juga nyari hehe….

    semoga saja segala sesuatunya berjalan sesuai dengan yang di harapkan….

  3. dua hal yang cukup berkesan dari tulisan ini:
    pertama, soal operasional yg ribet dana gak cair klo dikerjain di Malang <– urusan yg beginian selalu dibikin sulit, pantas negeri ini jadi pemborosan dana
    kedua, guru yang minta bocoran soal <– moral dipertaruhkan nih, kalau jiwa pendidik saja sudah curang bagaimanalah para didikannya

    salam kenal mbak nanik 😀

    1. hehehe iya bener, kadang ada pertentangan juga dihati “masa pajak yang saya bayarkan untuk dihambur-hamburkan, tidak digunakan secara efisien”

      salam kenalnya di terima 🙂

  4. Selamat kembali ke meja kerja dan ke keluarga. Dengan pemetaan kompetensi ini arah perbaikan kinerja makin efektif. Selamat berkarya mensupport peningkatan SDM pendidik.

Silakan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s