PengalamanKu

Pemilu Departemen

Di instansi tempatku bekerja, dibagi menjadi 9 bagian besar sesuai dengan bidang yang ditangani. Kami menyebut bagian-bagian ini dengan departemen, aku sendiri ada di departemen teknologi informasi. Setiap departemen di pimpin oleh kepala departemen (kadep) didampingi satu orang wakil kepala departemen (wakadep). Masa jabatan kadep dan wakadep ini selama 2 tahun, setelahnya dapat dipilih kembali, namun hanya boleh menjabat selama 2 periode. Kalau sudah dua periode, maka tak bisa dipilih lagi. Pemilihan dilakukan secara langsung.

30 Juli kemarin, secara serentak dilaksanakan pemilu departemen. Pemilihan dilakukan secara langsung. Ada 4 calon kadep, tentu saja ada syarat-syarat tertentu untuk dapat menjadi calon kadep. Ada 15 orang yang memiliki hak pilih, dan kebetulan yang 3 orang sedang dinas keluar kota. Bagi yang hadir, memilih secara langsung dengan cara menuliskan inisial nama calon pada kertas suara, lalu dimasukkan ke dalam kotak suara. Bagi yang berada di luar kota, memilih dengan cara mengirimkan sms pada panitia pemilu. Sms berisi inisial nama calon yang dipilihnya.

Sms dari teman yang diluar kota, diperlihatkan pada saksi, lalu dituliskan pada kertas dan dimasukkan ke kotak suara. Jadi kerahasiaannya tetap terjaga. Hanya panitia dan saksi yang tahu apa pilihannya.

Kadep dan wakadep lama tidak terpilih lagi dalam pemilu kali ini. Jadi aku punya kadep dan wakadep baru sekarang. Meski itu bukan pilihanku, namun aku harus tetap menghormati putusan suara terbanyak. Itulah bagian dari demokrasi dilingkungan kerjaku.

Iklan

8 thoughts on “Pemilu Departemen

  1. bagus ya mbak kalau masa kerjanya cuma 2 tahun dan hanya boleh dipilih 2 kali periode hingga memungkinkan yang lain punya kesempatan untuk emangku jabatan itu

      1. nah itu dia mbak Nik… seharusnya seorang balon itu harus menyadari yg keluar sebagai pemenang cuma satu jadi bersiaplah untuk kalah hehe..menurut saya yg awam mbak Nik…

Silakan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s