PengalamanKu

Keluar Kota di Minggu Pertama Kerja

Baru 3 hari masuk kerja setelah libur lebaran seminggu. Seminggu berkutat di rumah, bermain sepuasnya dengan suami anak-anak. Menemukan hal baru dalam diri mereka, sangat menyenangkan. Ingin rasanya begitu terus, menghabiskan waktu bersama mereka. Tapi pastinya tak bisa karena kerjaan sudah menunggu. Kapaan bisa kerja dari rumah yah….

Hari ini dapat memo, besok pagi – 1 september harus ikut diklat Pembinaan dan Penataan Organisasi. Tempatnya di luar kota. Hah! belum juga seminggu masuk kerja, udah harus keluar kota.

Tapi yah, tetap harus di syukuri. Di suruh ikut diklat, artinya diperhatikan ama pimpinan, dikasih kesempatan ikut diklat, kesempatan untuk menambah pengetahuan, kesempatan untuk lebih mengembangkan diri.

Untungnya suami belum balik ke bengkulu, jadi nggak begitu cemas ninggalin anak-anak. Biasanya klo dapat tugas keluar kota dan suami di bengkulu, si mbak saya suruh nginap di rumah.

Udah kasih tahu suami dapat tugas ini, tapi belum kasih tahu anak-anak. Sejak mereka masih bayi, klo saya dapat tugas keluar kota pasti mereka saya kasih tahu. Walau belum mengerti apa yang saya maksudkan. Saya hanya ingin membiasakan diri, hingga mereka pelan-pelan akan paham kalau suatu saat mamanya ini nggak pulang selama beberapa hari.

Sekarang mereka sudah tahu kalau dipamiti. Sudah ngerti dengan kerjaan mamanya ini yang sering mendadak harus keluar kota. Mudah-mudahan nanti malam ada waktu yang tepat ngobrol ama mereka. Mudah-mudahan nggak ada insiden tangisan mereka besok pagi.

Iklan

9 thoughts on “Keluar Kota di Minggu Pertama Kerja

  1. masih dalam nuansa bulan syawal..mohon maaf lahir dan batin yah mbak..:)
    wah bisa merasakan kesedihannya..smoga anak anak bisa mengerti dan insyallah mereke mengerti…resiko dan bagian dari tugas dan tanggung jawab yah mbak, bener banget harus disyukuri dan dinikmati..:)
    semoga lancar semua urusan mbak…

    1. iya sama-sama, maafkan juga klo ada kata-kata/komentar yang tak berkenan.
      Mudah-mudahan karena sering dikasih penjelasan, mereka bisa ngerti. Babang dah mulai ngerti klo mamanya packing, dd yang masih belum.

  2. Tapi semua lancar kan, mbak?
    Meninggalkan anak kita apalagi kalo masih balita ke luar kota itu pasti berat banget, tapi di saat seperti itulah sebenarnya kita sedang mengajarkan mereka untuk mandiri dan memahami pekerjaan orang tuanya…bismillah, smoga semua berjalan lancar dan menyenangkan πŸ™‚

Silakan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s