SatriaKu

Bagaimana Aku Bisa Marah?

Menjelang maghrib, anak-anak sedang asyik bermain lego, maka saya gunakan kesempatan untuk mandi.

IMG00349-20120810-1900

Usai mandi, saya tengok lagi mereka. Pintu kulkas terbuka, isi kulkas berserakan di luar, mereka berdua sedang ‘bekerja sama’ memasukkan lego ke dalam kulkas. Spontan nada suara saya meninggi “Babang!… Dedek!…”

Si dedek segera lari ke kamar, sementara si abang menghentikan aktivitasnya sejenak. Berpaling melihat ke arah saya, lalu duduk dan bersenandung

Sangan malah-malah

mama udah pinteng

sangan malah-malah

Babang melagukan kata-kata diatas sambil mengangguk-anggukkan kepalanya. Usai bersenandung, memandang lagi ke arah saya, tersenyum lalu berkata

“babang tu cuma mau masukin lego ke kulkas ma, sangan malah….”

Hiyaaa nak, kalau begini mama nggak jadi marah deh.

Iklan

16 thoughts on “Bagaimana Aku Bisa Marah?

Silakan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s