BacaanKu

Berawal dari Eragon, Berakhir di Inheritance (1)

Setelah menunggu bertahun-tahun, hilang sudah rasa penasaranku terhadap kelanjutan kisah Eragon. Eragon, sebuah novel karya Cristopher Paolini yang merupakan buku pertama dari tetralogi warisan. Buku ini pertama terbit tahun 2003.

eragon

Eragon, seorang pemuda penduduk desa Carvahal menemukan sebuah batu yang indah saat sedang berburu. Dia lalu membawa batu itu pulang karena dikiranya batu itu dapat dijual. Ternyata, benda yang dikiranya batu itu adalah telur naga. Telur itu kemudian menetas dan sang naga dipelihara oleh eragon.

Saphira, nama naga itu menggunakan benak untuk berkomunikasi dengan Eragon. Lewat penuturan Brom, sang pendongeng, Eragon mendapatkan banyak kisah tentang naga. Dahulu, naga dan penunggangnya bertugas untuk menjaga ketentraman negeri Alagaesia. Negeri Alagaesia dihuni oleh berbagai makhluk, manusia, elf, urgal, shade, ra’zac, kurcaci dan juga werecat. Namun seorang penunggang yang berkhianat, bernama Galbatorix menghancurkan klan penunggang serta para naga, dan akhirnya menjadi penguasa Alagaesia.

Brom juga mengajarkan ilmu sihir dan ilmu pedang pada Eragon, karena ternyata dia adalah penerus klan penunggang yang diharapkan dapat memimpin perlawanan melawan raja Galbatorix. Setelah mengetahui sejarah klan penunggang, Eragon pun bertekad untuk melawan raja Galbatorix, apalagi setelah pamannya tewas dibunuh oleh utusan sang raja.

Keren banget buku ini, membacanya rasanya nggak pengen keputus dari awal hingga akhir. Menegangkan saat menggambarkan pertempuran demi pertempuran yang diikuti oleh eragon. Membuat turut larut dalam kesedian kala membaca bagian yang menceritakan kematian Brom, sang pendongeng, yang ternyata adalah ayah kandung Eragon.

Selesai membaca buku ini, rasanya tak sabar untuk lanjut membaca buku kedua.

***

Buku kedua, lanjutan dari Eragon adalah Eldest yang terbit setahun setelah Eragon, artinya tahun 2004

eldest

Buku ini diawali dengan kisah kematian Ajihad, pemimpin kaum varden, yaitu kelompok yang melakukan perlawanan terhadap Galbatorix.  Ajihad kemudian di gantikan oleh putrinya, Nasuada. Proses penggantian pun tidak mulus, karena ada orang-orang yang menentang Nasuada, seorang wanita, untuk memimpin kaum Varden. Nasuada harus melakukan adu pedang dengan raja Orrin. Nasuada memenangkan adu pedang tersebut, dan barulah orang-orang yang meragukan kemampuannya mau menerimanya sebagai pemimpin kaum Varden. Eragon mengucapkan sumpah setia pada Nasuada.

Eragon pergi ke Ellesmere, negeri kaum Elf untuk mematangkan keahliannya sebagai penunggang. Disana dia bertemu dengan Oromis, seorang penunggang yang selamat dari pembantaian Galbatorix, beserta naganya yang bernama Glaedr. Mereka berdua banyak memberikan pelajaran pada Eragon dan Saphira tentang kaum penunggang. Hingga suatu saat ia mendapat kabar bahwa Nasuada sedang memindahkan kaum Varden ke negara Surda, sementara Galbatorix mengerahkan pasukannya menyerang Surda. Mendengar kabar ini, ia langsung berangkat menuju Surda untuk membantu kaum Varden.

Pertempuran akhirnya dimenangkan oleh kaum Varden, terutama berkat pertolongan kaum Kurcaci. Namun perjuangan kaum varden belum berakhir, sebagaimana perjuangan Eragon juga masih panjang.

Iklan

4 thoughts on “Berawal dari Eragon, Berakhir di Inheritance (1)

  1. Itu Nasuada harus melakukan adu pedang dengan raja Orrin dulu baru orang-orang mau menerimanya sebagai pemimpin kaum Varden. Keren ya wanita ini

  2. Mbak, ternyata mbak penggemar buku-buku ini ya…saya sering lihat dipajang di toko buku, tapi nggak kebayang buat beli apalagi bacanya…saya mungkin lebih pilih musashi, yang latar belakang ceritanya di Jepang, soalnya buku-buku eiji itu akhirnya saya koleksi lengkap karena suka dengan alur dan penggambaran tokohnya…hehe, untung kita nggak rebutan buku yang sama ya, mbak?
    😀

Silakan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s