PengalamanKu

Pengen Kaya? Pindahlah ke Papua

“Ibu, kalau ibu pindah ke Papua, ibu bisa cepat kaya” demikian salah satu peserta pelatihan dari Papua Barat meyakinkan saya.

Kenapa bisa begitu?

Dia lalu bercerita, bahwa disana pihak sekolah telah mengeluarkan biaya 2 juta perbulan untuk membayar seorang pengajar komputer. Yang diajar adalah guru-guru ditempat peserta tadi mengajar. Pertemuan 1 kali dalam satu minggu, selama setengah hari. Jadi kalau sebulan ada 4 minggu, rata-rata satu pertemuan pengajar tersebut dibayar 500 ribu. Menurut peserta itu, mereka tetap nggak ngerti apa yang diajarkan, karena si pengajar mengajar dengan cepat dan tidak membolehkan peserta untuk bertanya. Sudah ikuti saja, katanya, tak usah banyak bertanya.

Dia merasa, sangat berbeda dengan cara penyampaian kami di sini, pelan-pelan, sering mengulang, sering memberi contoh, sehingga mereka lebih mudah paham. Oleh karena itulah, peserta itu menyarankan saya pindah ke Papua, karena pasti akan banyak sekolah2 disana yang mau menggunakan jasa saya dan mau membayar mahal untuk itu.

Demikianlah salah satu cerita dari peserta pelatihan teknologi informasi dan komunikasi dari Papua Barat yang diadakan selama 2 minggu di tempat saya bekerja

***

Papua dan Papua Barat, tanah yang kaya, tanah yang indah. Beberapa keindahannya sempat saya foto dan saya posting di sini.

Sayangnya, disana apa-apa mahal. Hasil alam yang melimpah belum dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakatnya. Tingkat pendidikan juga belum bisa dikatakan baik. Oleh karena itulah kemdikbud membuat beberapa program khusus untuk masyarakat Papua dan Papua Barat dalam bidang pendidikan. Salah satunya adalah pelatihan teknologi informasi dan komunikasi bagi guru2 Papua dan Papua Barat. Dan, senang sekali saya bisa terlibat untuk berbagi ilmu dengan mereka.

IMG03108-20131128-0826

Ada delapan materi yang diberikan dalam waktu 2 minggu (efektif 10 hari), yaitu :

  1. Pembelajaran kolaboratif berbasis edmodo
  2. Optimalisasi pengolah angka
  3. Optimalisasi pengolah data
  4. Optimalisasi aplikasi presentasi
  5. Pengelolaan blog
  6. E-learning
  7. Media pembelajaran interaktif dengan courselab
  8. Pembuatan kuis dengan hot potatoes

Semua peserta antusias untuk belajar.

IMG03107-20131128-0825

Memang cara mengajar mereka juga agak berbeda dengan cara saya mengajar biasanya. Di kelas papua ini, kami harus sering-sering mengulang penjelasan, mengulang memberikan contoh, memberi catatan detail dari materi yang kami ajarkan. Karena walaupun modul sudah disediakan, mereka juga tidak sempat untuk membacanya. Barangkali nanti setelah pulang, mereka akan sempat untuk membacanya.

Yang juga menjadi sangat sibuk saat ada kelas Papua ini adalah teknisi komputer ditempat saya. Hampir semua peserta punya masalah pada laptop yang mereka bawa.  Jadilah dijam-jam istirahat, mereka antri di meja teknisi untuk konsultasi ini itu seputar permasalahan laptop mereka.

Yang juga saya suka dari mengajar mereka adalah, mereka tak pernah malu untuk bertanya. Jika kurang jelas atau ingin saya mengulangi, walau kadang di teriaki teman-temannya, atau bahkan ditertawakan. Karena memang kecepatan menangkap materi yang saya sampaikan itu berbeda-beda.

Mereka juga sangat senang bernyanyi, lagu yang sering mereka nyanyikan adalah Tanah Papua

Semoga saja, apa yang mereka pelajari selama disini dapat ditularkan pada rekan-rekannya disana, itulah harapan kami.

Iklan

13 thoughts on “Pengen Kaya? Pindahlah ke Papua

  1. Sama Jeng, kalau Jeng Nanik mengajar saya juga perlu diulang-ulang loh. Asiknya berbagi di kelas, pesertanya selalu ganti2 dengan aneka gayanya. selamat mengajar Jeng Nanik.

    1. saya juga suka nonton lentera indonesia mbak.
      memang mengasyikkan mengajar di pelosok, hubungan dengan anak didik sangat akrab, bahkan juga dengan keluarganya. hubungan yang terjalin bukan hanya di sekolah sebagai siswa dan guru tapi juga di luar kelas sebagai adik dan kakak

Silakan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s