PengalamanKu

Berhentilah Menyuruh Anak Berbuat Baik

Nak, buanglah sampah pada tempatnya! Sambil dia membuka kaca mobil dan melempar bungkus permen.

Nak, rapikan mainanmu! Sementara kertas berserakan dimeja kerjanya.

Nak, jangan terlambat ke sekolah ya! Sementara dia gemar mengulur waktu.

Nak, bacalah, buku itu jendela dunia! Sementara dia asyik menikmati sinetron.

Nak, banyak makan sayur dan buah! Sementara dia lebih sering mengkonsumsi fastfood.

Nak, kalau makan itu jangan sambil bicara! Sementara dengan mulut penuh dia asyik ngobrol di telpon.

Nak, kamu harus baik sama temanmu! Sementara dengan tetangga dia tak mau bertegur sapa.

Nak, sebelum tidur, matikan TV! Sementara dia sering tertidur saat TV masih menyala.

Nak….

****

Marilah kita menghentikan kebiasaan ini. Marilah kita berhenti menyuruh anak berbuat ini itu yang menurut kita baik. Anak tak perlu diperintah, tak usah disuruh-suruh. Jika kita, sebagai orang tuanya bisa berbuat baik, maka anak-anak akan melihatnya. Anak-anak akan menirukannya. Anak-anak akan menjadikan kita contoh, menjadikan kita sebagai idolanya.

 

Iklan

28 thoughts on “Berhentilah Menyuruh Anak Berbuat Baik

    1. Bahkan sampai mereka dewasa, dan jika memiliki anak, cara orang tuanya membesarkan mereka akan mempengaruhi cara mereka membesarkan anak-anaknya *pengalaman pribadi 🙂

Silakan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s