PengalamanKu

Saat ART tak Masuk Kerja

Menjelang jam 7 pagi, saatnya saya harus berangkat ke kantor. Ngecek hp, kok ada sms dari ART saya, mengabarkan bahwa hari ini dia tak bisa masuk karena ada keperluan keluarga. Waduh kok mendadak begini. Pakaian kotor dah terlanjur saya rendam, kami tak menggunakan mesin cuci, jadi kadang pagi-pagi pakaian kotor dah saya rendam, nanti ART datang tinggal kucek-kucek/sikat aja.

Saya bilang ke suami klo mbak Ju (ART kami) nggak bisa datang. Ok, tak masalah. Suami nggak ada acara kemana-mana, nggak ada janji dengan pelanggan. Saya bilang ke anak-anak klo mbak Ju nggak datang, mereka langsung bersorak kegirangan, terutama dd.

“Mbak Ju nggak masuk, Ma?”

“Iya”

“Berarti mama juga libur dong. Mama nggak ke kantor. ye… ye… mama libur” Sambil mengangkat kedua angannya ke atas.

Biasanya klo sabtu minggu atau tanggal merah, memang ART saya libur, karena saya juga libur. Jadi asumsi anak-anak adalah, karena mbak Ju nggak masuk, berarti hari ini saya juga bakal nggak ke kantor.

Butuh waktu agak lama memberi pengertian pada dd kalau hari ini mamanya harus tetap masuk kantor, walaupun mbak Ju nggak masuk. Karena ini hari Rabu, bukan waktunya untuk libur. Setelah saya berjanji bahwa saya nggak akan lama dikantor, barulah anak-anak mau melepaskan saya untuk berangkat ke kantor. Suami dah bersiap untuk mencuci rendaman pakaian di kamar mandi. Untung suamiku ini orangnya cekatan.

Sekitar jam 10, karena ingat janji pada dd untuk tak berlama-lama di kantor, saya ijin pulang buat nengok anak-anak. Mereka belum ada yang mandi! Jemuran sudah penuh, artinya cucian sudah beres. Saat saya tanya kenapa belum mandi, jawaban mereka adalah “Mau mandi sama mama, nggak mau sama papa”

Jadilah saya mandikan dd. Setelah dd mandi dan berpakaian rapi, giliran membujuk babang supaya mau mandi. Babang mau mandi, tapi mengajukan syarat, harus makan dulu. Maka saya siapkan makanan, saya suapi mereka. Setelah itu ganti acara memandikan babang. Babang sudah rapi, gantian papanya ngelirik-lirik. “Mau dimandikan juga?” Saya menggoda, eh dianya manggut-manggut. Tapi jelas tak bisalah, kan anak-anak dah menyeret saya ngajak bermain.

Setengah satu, saya balik ke kantor. Dengan janji yang sama seperti pagi tadi, bahwa saya akan segera pulang. Bahwa saya tak akan lama dikantor. Padahal setengah satu sampai setengah empat, itu ada tiga jam lho, dan itu waktu yang lama! Tapi bagaimana lagi, klo nggak gitu pasti dd akan berderai air mata, merajuk agar saya menemaninya terus main di rumah.

Begitulah cerita hari ini. Apa ceritamu? 🙂

Iklan

13 thoughts on “Saat ART tak Masuk Kerja

      1. yang pasti jangan dititipkan pada kakek neneknya. Mereka dulu sudah repot mengurus kita saat masih kecil, masa di masa tuanya harus kita repotkan juga buat ngurus anak kita

    1. Klo saya ada jadwal ngajar, kami masing-masing bawa satu anak. babang ikut papanya, dd saya ajak ke kantor. Klo nggak ada jadwal ngajar, ya gantian jaga rumah, suami pergi setengah hari, saya di rumah. Siangnya gantian, suami di rumah, saya ke kantor.

    1. iya, apalagi klo udah ada agenda penting di kantor dan nggak mungkin untuk ditinggal. Jadilah ke kantor sambil momong anak. Makanya banyak teman kantor saya bilang “masalah ART itu masalah nasional, nggak boleh dianggap sepele”. jadi klo ijin bilang, ditanya keperluannya apa, tinggal bilang aja “masalah nasional” udah pada maklum 🙂

  1. Menikmati postingan Jeng Naniek plus komen Jeng Dani, uhuk masalah nasional beneran nih, kerepotannya merembet ke aneka bidang.
    Masa heboh itu tak terulang Jeng Naniek, saat babang dan dd besar kita rindu dengan nostalgia kehebohan ART ijin mendadak hehe..
    Salam

Silakan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s