SatriaKu

Dialog pagi

DSCF0365

Menjelang jam 7, saya sedang bersiap-siap di kamar, sementara anak-anak bersama suami di ruang tengah. Terdengar obrolan mereka bertiga.

Papa (P) : Abang semalam tidur sama siapa?

Babang (B) : Sama mama

Dedek (D) : Nggak bang, mama itu tidurnya sama aku

B : Iya dek, terus malam-malam itu mama pindah peluk aku

Jadi kebiasaannya anak-anak itu nggak mau tidur di kamar. Tidurnya di ruang tengah, dan memang tersedia kasur disana. Dedek biasanya tidur di kasur, sementara babang lebih suka tidur di bawah, beralas karpet. Nah semalam itu saya temani dedek dikasur, terus jam 3 an pagi, babang terbangun. Babang membangunkan saya dan minta di peluk. Jadilah saya pindah ke bawah.

Mendengar pernyataan babang, dedek lalu ke kamar menemui saya, mengonfirmasi apakah benar saya semalam pindah tidurnya. Saya mengiyakan, bahwa semalam saya meninggalkannya dan berganti memeluk babang. Dedek lalu keluar kamar setelah memperoleh jawaban saya.

Pas keluar kamar saya dapati dd tidur lagi, berselimut pula sekujur tubuhnya. Lho kok tidur lagi.

Lalu saya hampiri, saya buka selimut yang menutupi wajahnya, dan ternyata dia menangis. Saya bingung dong, ngapain dia pagi-pagi menangis. Saya tanya kenapa nangis dia nggak mau jawab. Jadi saya pindah tanya ke babang.

Mama (M) : bang, kenapa dedek nangis (setengah nuduh gitu, jangan-jangan dedek diapa apain sama babang)

B : Nggak tau, mama itu tanya ke dedek kenapa dia nangis, bukannya tanya ke babang

M : mama udah tanya, tapi dedek nggak mau jawab

Setelah terdiam beberap saat, barulah babang menjawab

B : dedek itu nangis, karena mama tadi malam peluk babang.

M : Memangnya kenapa, babang kan juga anak mama. Mama kan sayang sama babang dan dedek

B : Iya, tapi dedek itu maunya dipeluk terus.

Terus saya konfirmasi lah jawaban babang ini ke dedek.

M : dedek kenapa sih nangis pagi-pagi, kan mama udah mau ke kantor. Klo dedek nangis kan mama jadi mundur berangkatnya, jadi terlambat deh.

D : aku itu maunya dipeluk terus. mama itu nggak boleh malam-malam pindah peluk babang

M : (Masih mencoba bersabar) Kan babang juga anak mama. Kan dua-duanya disayang

D : tapi mama itu nggak boleh pindah kalau tidur.

M : jadi harus peluk dedek terus

D : iya

***

Sampai sekarang belum menemukan formula bagaimana melepaskan rasa posesif dedek terhadap saya. Saya deket-deket suami aja, dedek langsung menghampiri dan menarik saya menjauh dari suami. Apalagi kalau suami peluk saya, langsung deh dedek teriak dan memukul suami.

Ke babang juga gitu. Kalau saya peluk babang, pasti dedek akan ikut ndusel, minta di peluk juga. Menyuruh abangnya bergeser, supaya dia punya porsi lebih besar dalam pelukan saya.

Padahal sudah sering dibilangi kalau kita itu satu keluarga. Kalau mamanya ini sayang dedek, juga sayang babang, juga sayang papa. Tapi tetep saja si dedek ingin mendominasi mamanya. Untungnya babang pengertian, kalau dedek lagi pengen di perhatikan, dia mengalah. Kalau dedek dan bosan dipeluk, baru deh giliran babang buat minta dimanja-manja.

Namun ada kalanya babang juga pengen diperhatikan. Ada kalanya dia nggak mau mengalah. Jadilah tangan kanan peluk babang dan tangan kiri peluk dedek. Pokoknya harus berbagi.

Tapi, sudah diajak berbagi, adakalanya salah satu ingin tetap mendominasi. Jadilah keluar kata-kata sakti “mamanya ini cuma satu, jadinya harus gantian dong”

Terus disambung oleh babang “Kalau mamanya ada dua?”

“Itu nggak boleh!” spontan mamanya menyahut.

Dan suami langsung ketawa.

Iklan

31 thoughts on “Dialog pagi

  1. Huahahaha. Tadinya mau jawab bantuin cari solusi eh langsung ngakak baca jawaban Babangnya di akhir. Susah emang ya Mba. Anak saya juga gitu. Huehehehe.

Silakan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s