WisataKu

[Trip] Kepiting Soka Khas Tarakan

IMG_20150519_190438Sabtu, 16 Mei 2015 pukul 18.30 WITA, saya dan empat teman kantor mendarat di bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara. Sudah ada panitia yang menjemput. Si mbak panitia ngajak mampir makan dulu. Tapi dia masih bingung mau ngajak kemana, lalu menawarkan kami pengen makan apa. Langsung aja saya jawab, kepiting.

Sebelumnya saya pernah juga tugas di Tarakan, akhir 2010. Waktu itu diajak menikmati kepiting soka, kepiting yang cangkangnya lunak. Jadi nggak terlalu merepotkan kala makan.

Maka, meluncurlah kami ke rumah makan Derawan. Rumah makannya sih biasa aja, tapi masakannya uenak. Di dinding rumah makan ada banyak akuarium, tapi isinya bukan ikan hias. Isinya ikan patin dan kakap putih.

IMG_20150517_135537Duduk di kursi dan langsung dong bilang kepiting saus padang pada mbak yang bertugas mencatat menu pesanan pengunjung.

Menunggu beberapa saat. Si mbak balik ke meja kami dan bilang kalau kepitingnya HABIS! Kecewa dong. Tapi gpp, kita ganti menu lain.

Minggu siang, jam 2 an. Selesai dari pengecekan peralatan di tempat saya mendapatkan tugas, kami ke rumah makan Derawan lagi. Pesan kepiting dong tentunya.

Tapi lagi-lagi kami harus menelan ludah, kepiting HABIS. Jadilah pesan menu lain. Menu lainnya juga sudah pasti enak, tapi masih mengganjal aja karena belum makan kepiting.

Malam terakhir di Tarakan, 20 Mei, akhirnya di hotel tersedia menu makan malam berupa kepiting soka. Seneng dong pastinya.

Dan jangan ditanya, apakah saat itu saya makan karena memang saya lapar, atau karena saya ini rakus. Piring pertama, cukuplah empat potong. Nasi nggak laku. Piring pertama ludes, menyisakan sedikit cangkang. Piring disisihkan, lalu berjalan kembali ke deretan meja dimana menu makanan tersaji. Ambil piring lagi, dan tentunya ambil kepiting lagi. Pokoknya puas-puasin.

IMG_20150519_191014

Hingga yang tersisa hanyalah cangkang yang keras.

IMG_20150519_194815

Iklan

19 thoughts on “[Trip] Kepiting Soka Khas Tarakan

  1. Kepiting Soka memang gak ngerepotin saat dimakan, tapi sensasinya lebih dapat kalau makan kepiting yg bercangkang keras. Baca tulisan ini jadi kabita makan kepiting euy.

    1. hehehe…. puas dong. Terus rombongannya kan ama bapak2 yang pada takut kolesterol naik kalo makan terlalu banyak. Jadinya ga ada saingan buat nambah 🙂

  2. Aduh…aduh…
    jadi pengen makan kepiting ini mbak :))

    Kalo aku jaraaang banget pesen kepiting kalo di resto mbak, soalnya selain mahal, makannya suka agak rempong dan seringnya sih minta dikupasin abah gitu *dasar istri manja*…bhahaha…

    Kalo lagi pengeeen banget, lebih suka minta dimasakin abah aja di rumah, dia jago masak kepiting mbak, jadi bisa makan sepuasnya aja…tunggu anak2 udah tidur dulu tapinya..bhahahaha…

  3. Kepiting soka nah ini dia sajian yang nggak bikin tangan belepotan banget.
    Wow diulang berkali dan menu habis tambah penasaran dg menu favorit RM Derawan
    Selamat Senin pagi Jeng Naniek

Silakan meninggalkan jejak

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s